30 Sep 2021 - 222 View
Belawan (Sumut) Redaksi Daerah ,com.
Aneh ,Lurah Kelurahan Belawan I Siti Maryam Kecamatan Medan Belawan Kota Medan yang sempat beredar vidio viral temuan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Belawan Satu tentang tudingan dugaan ditumpuknya beras bantuan buat masyarakat berdampak Virus Covid -19.
Atas adanya vidio viral dimedsos hasil temuan LPM,Lurah Belawan Satu Siti Maryam membantah Keras,saat dikonfirmasi bersama Awak media dikantornya Kamis (30/09/2021) pukul 16.00 wib . Disebutkan "Ia ,mengaku beras tumpukan itu ada ,tapi itu yang berhak mengambilnya belum datang" ucap yang akrab dipanggil Ibu Mariyam. Ada sekitar 20 goni ukuran 5 kg beras ,kami simpan dikantor karena yang berhak menerima belum datang.Namun saat ini beras itu sudah diantar oleh Kepala Lingkungan.
Saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media dari kelompok BPC MAJU, Lurah Belawan Satu didampingi oleh Seketaris LPM Kekurahan Belawan Satu Badrun Alkholidi menguatkan bantahan tudingan tersebut,"Itu Fitnah,"ucap Badrun. "Ia ,juga mengatakan,vidio viral temuan Ketua LPM itu beras bantuan ditumpuk dan tidak disalurkan.Padahal beras itu ditumpuk dikantor Kelurahan Belawan Satu Jalan Deli, bukan dirumah, kalau ditumpuki dirumah barulah bisa itu tudingan dugaan penyelewengan,ini dikantor Lurah dan para Kepala Lingkungan semua tahu ada beras belum diambil," cetus, Badrun Alqolidi
Siti Mariyam "juga heran,kenapa Ketua LPM tidak bertanya pada saya ,beras yang ada tumpukan sekitar 20 karung itu tidak dibagikan,nah,,,,malah saya " dituding dugaan penumpukan,dimana saya harus simpan kalau tidak dikantor.,"jelas Siti Mariyam.
Atas ada tudingan fitnah tersebut,Lurah Belawan Satu mengatakan, persoalan ini biarlah Allah Swt yang membalasnya,,saya tidak menuntutnya dimata hukum tapi, Allah swt lah yang nanti menghukumnya. Tentang viralnya vidio temuan LPM sampai H.Rajuddin Sagala S,Pdi DPRD Kota Medan, itu biarlah mereka yang bisa menilai kebenaran berita itu, saya siap diperiksa kalau menyalahi aturan, ucap Mariyam.
Reporter .:Jakfar/Ilmi Mauluda
Editor. Lia Hambali.
0
0
0
0
0
0