Redaksi Sumbar

Lapas Padang Ajak Petugas Dan WBP Maknai Peristiwa Isra'Mi'Raj

19 Mar 2021 - 89 View

SUMBAR|PADANG.Dalam rangka peringati Isra' Mi'raj 1442 H, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang gelar tausyiah di Mesjid Taqwa Lapas Kelas IIA Padang bersama Ustad Hayatul Fikri seorang pengajar aktif di Pondok Pesantren Hamka dan penggiat Masyarakat Tanpa Riba (MTR). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas pemasyarakatan dan warga binaan pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Padang.

Kegiatan ini diselenggarakan bertujuan tidak hanya sekedar peringatan peristiwa Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW semata, akan tetapi lebih kepada bagaimana petugas dan warga binaan bisa memaknai peristiwa tersebut dan memetik hikmah untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan menyambut datangnya bulan suci Ramadhan yang tak lama lagi. 

Kepala Lapas Kelas IIA Padang, Era Wiharto, mengajak seluruh petugas dan warga binaan untuk memetik hikmah dan dan makna yang terkandung dari peristiwa Isra' dan Mi'raj. "Setiap tahun kita memperingati peristiwa Isra' Mi'raj. Hal yang terpenting dari peringatan Isra' dan Mi'raj bukanlah sekedar memperingati saja namun bagaimana kita bisa memetik hikmah dibalik peringatan tersebut dan mengamalkan apa yang didapat dalam kehidupan sehati-hari. Seperti mendirikan shalat wajib lima waktu sehari semalam karena buah dari peristiwa Isra' dan Mi'raj itu sendiri adalah perintah shalat lima waktu sehari dan semalam dari Allah SWT," ungkapnya saat menyampaikan kata sambutan. 

Beliau juga menghimbau kepada seluruh WBP muslim untuk mengikuti kegiatan di mesjid. "Sedih rasanya jika disini masih ada WBP muslim yang tidak mau mengikuti kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di mesjid kita ini karena sejatinya semua rangkaian kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di mesjid diperuntukkan bagi WBP muslim tanpa membeda-bedakan kamar dan blok hunian. Seperti kegiatan tausyiah kali ini, tidak hanya bagi WBP muslim saja yang bisa mengikuti, namun WBP non muslim juga dipersilahkan untuk mengikuti" himbau kalapas. 

Tausyiah yang bertemakan "Memaknai Peristiwa Isra' Mi'raj" ini diadakan sekaligus dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari. Ustad Hayatul Fikri selaku pemateri pada kegiatan ini mengajak seluruh hadirin untuk lebih membiasakan berbuat kebaikan dan meninggalkan kebiasaan buruk. Kebiasaan buruk yang selama ini menjadi menjadi budaya di tengah masyarakat adalah kebiasaan berhutang dan riba. "Tujuan kita hidup di dunia ini tak lain dan tak bukan adalah untuk mencapai tujuan akhir yaitu kelak masuk syurga. Dan untuk mewujudkannya tentu kita harus memperbanyak amal dan mengurangi kebiasaan berbuat dosa. Salah satunya yaitu kebiasaan berhutang dan riba. Riba ini sangat berbahaya karena dosa yang didapat seperti berzina dengan orang tua kandung sendiri. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh hadirin yang hadir agar menjauhi riba dan kebiasaan berhutang ini," ucapnya. 

Kegiatan tausyiah peringatan Isra' dan Mi'raj berlangsung aman dan kondusif. Semua petugas dan warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan. Setelah penyampaian materi oleh Ustad, kegiatan ditutup dengan pembacaan do'a dan foto bersama.

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

0

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

0

Sedih