logo

redaksi daerah
Redaksi Sumut

Nusantara

Redaksi Sumut

Kepala UPT Pengelolahan Irigasi Lau Renun - Lau Biang Menolak Wartawan Yang Ingin Komfirmasi

Fasihar J.C Lumbantoruan,ST

 

Dairi - Sumut

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Irigasi Lau Renun / Lau Biang Dinas PSDA Provinsi Sumatera Utara, Fasihar J.C Lumbantoruan, ST, Rabu 14 Oktober 2020,seakan mengelabui wartawan

Pasalnya, ketika kami tiba dikantornya di Dairi,stafnya mengatakan Fasihar sedang di lapangan,dan kami disuruh menyusul ke lokasi proyek irigasi didaerah Perongil,namun setelah kami tiba dilokasi,terlihat tidak ada lagi orang yang bekerja,karena irigasi tersebut telah selesai dikerjakan, lalu kami mencoba menghubungi melalui telpon selulernya,namun pejabat pemerintah yang satu ini malah mengelak bahkan terkesan sombong akan kehadiran wartawan yang hendak konfirmasi.

Tapi kami Tim Wartawan kembali lagi kekantornya di Kota Dairi,hingga dua jam menunggu untuk mengkonfirmasi pekerjaan rehabilitasi infrastruktur irigasi di Kabupaten Dairi malah 'dicuekin'.

Padahal para ASN atau pejabat pemerintah maupun swasta seharusnya tahu akan tupoksi dan cara kerja wartawan dalam menginformasikan pembangunan daerah terhadap masyarakat.

Sikap Fasihar membuktikan bahwa dirinya tak ingin kinerjanya disorot oleh media. Ia seolah-olah tak mengerti undang-undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).

Wartawan yang telah menunggu lama dan mencoba masuk ke ruangannya malah dicegat beberapa orang stafnya. 

"Bapak lagi pusing, karena dari tadi didatangi wartawan. Dia udah capek melayani wartawan. Jadi tolonglah jangan dulu diganggu," ketus seorang stafnya.

Melihat sikap stafnya itu, tentunya para awak media menjadi dongkol. Karena peran media dalam pembangunan sangat diperlukan, guna memberikan informasi yang benar dan akurat kepada masyarakat.

"Seharusnya ASN dapat menghadapi dan melayani jurnalis dengan memberi jawaban saat akan ditanya. Kami bukan sosok makhluk menakutkan,koq gak bisa dikonfirmasi, berarti ada sesuatu yang disembunyikan," gerutu salah seorang wartawati dari media online Sumatera Utara.

Lia Hambali

Apa Reaksi Anda ?

love
0
dislike
0
funny
0
angry
0
sad
0