22 Okt 2025 - 78 View
Padang Panjang, RedaksiDaerah.com — Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Komisi XIII, Ir. M. Sodiq Pasadique, SH, MM, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Padang Panjang, Rabu, 22 Oktober 2025. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pembinaan, pelayanan, serta fasilitas penunjang bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) sesuai dengan standar yang berlaku.
Kedatangan Sodiq disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas II B Padang Panjang, Torkis Freddy Siregar, SH, M.Hum, beserta jajaran pejabat struktural. Dalam sidaknya, Sodiq meninjau sejumlah area vital di lingkungan rutan, mulai dari dapur umum, blok hunian WBP, area pertanian, hingga kolam perikanan yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
“Rutan bukan hanya tempat menjalani hukuman, tapi juga tempat membangun kembali semangat hidup dan kemandirian. Negara wajib memastikan hak-hak dasar para WBP terpenuhi,” ujar Sodiq dalam wawancara dengan wartawan usai sidak.
Politisi NasDem itu menekankan bahwa fungsi pemasyarakatan harus berjalan seimbang antara pembinaan, keamanan, dan kemanusiaan. Ia menyoroti pentingnya ketersediaan ruang yang layak, sanitasi bersih, serta akses kesehatan dan kegiatan produktif bagi para warga binaan. “Kelebihan kapasitas dan minimnya fasilitas sering kali jadi bom waktu di lembaga pemasyarakatan. Ini harus diantisipasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Sodiq juga menyempatkan diri berdialog dengan pengunjung yang tengah menjenguk keluarga mereka di rutan. Ia menanyakan langsung tentang kualitas pelayanan petugas rutan. Sejumlah pengunjung mengaku pelayanan yang diberikan cukup baik dan sesuai dengan prosedur. “Petugas ramah, dan proses kunjungan sudah lebih tertib dibanding beberapa tahun lalu,” kata salah satu pengunjung yang enggan disebutkan namanya.
Meski begitu, Sodiq tetap meminta agar pengawasan terhadap praktik pungutan liar (pungli) dan pelayanan diskriminatif di lingkungan rutan terus ditingkatkan. “Transparansi pelayanan itu penting. Jangan sampai ada kesan bahwa hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” ujarnya dengan nada tegas.
Kepala Rutan Padang Panjang, Torkis Freddy Siregar, mengapresiasi perhatian anggota DPR RI tersebut. Ia menilai kunjungan semacam ini memberi semangat baru bagi jajaran Rutan untuk terus berbenah. “Kami berterima kasih atas perhatian Pak Sodiq. Banyak masukan konstruktif yang akan kami tindak lanjuti untuk peningkatan pelayanan dan pembinaan di rutan,” ucap Torkis.
Lebih lanjut, Torkis menjelaskan bahwa Rutan Kelas II B Padang Panjang saat ini berupaya mengembangkan program pembinaan berbasis ekonomi produktif, seperti budidaya ikan lele, pertanian sayuran, dan pelatihan keterampilan kerja bagi para WBP. “Tujuannya agar setelah bebas nanti mereka punya bekal untuk hidup mandiri,” tambahnya.
Sodiq Pasadique juga berjanji akan mendorong Kemenkumham dan mitra kerja Komisi XIII untuk memperkuat dukungan anggaran serta program rehabilitasi sosial di lapas dan rutan di seluruh Sumatera Barat. “Kita ingin sistem pemasyarakatan yang benar-benar memanusiakan manusia, bukan sekadar menahan tubuh tapi juga membina jiwa,” katanya.
Menutup kunjungannya, Sodiq menyebut bahwa Rutan Padang Panjang memiliki potensi besar untuk menjadi model pembinaan integratif di Sumatera Barat, asalkan mendapatkan dukungan fasilitas dan sumber daya yang memadai. “Kalau semua pihak bekerja dengan hati dan tanggung jawab, rutan bukan lagi tempat yang menakutkan, tapi tempat lahirnya harapan baru,” pungkasnya.
----
Reporter: Fernando Stroom
Editor: RD TE Sumbar
0
0
0
0
0
0