Redaksi Sumbar

Event terakhir Tour De Singkarak 2019 Di Sumatera Barat. [Gambar Goggle]

Event Tour De Singkarak 2021 Batal Dihelat Di Kota Padang

23 Agt 2021 - 96 View

Event terakhir Tour De Singkarak 2019 Di Sumatera Barat. [Gambar Goggle]

PADANG, REDAKSIDAERAH.COM - Pandemi Covid 19 masih tinggi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Pemerintah Kota (Pemko) memastikan tidak akan ikut serta dalam iven balap sepeda berskala internasional, Tour de Singkarak (TdS) tahun 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Padang, Arfian mengatakan, sebelum pembatalan ini, pihaknya sudah menganggarkan dana sekitar Rp850 juta untuk ikut serta menjadi tuan rumah TdS 2021.

Sejatinya, kata pria yang juga menjabat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padang itu, iven TdS 2021 masuk dalam kalender kepariwisataan daerah.

Dilansir dari Halonusa.com "Namun, karena masih tingginya angka Covid-19, anggaran itu kami alihkan untuk penangangan pandemi (Covid-19) itu," katanya dihubungi Halonusa.com via telepon, Senin (23/8/2021).

Arfian menjelaskan, selain keterbatasan anggaran, Kota Padang masih menjalani penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang tidak tahu kapan berakhir.

"Namun, meskipun batal (jadi tuan rumah), Kota Padang masih dilewati para pebalap TdS karena rencananya salah satu garis finish berada di Kantor Gubernur Sumbar.

Seperti diketahui, TdS tahun 2021 dijadwalkan digelar pada bulan September 2021. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar bahkan sesumbar mengeklaim bahwa sejumlah negara telah mengirimkan kontingen mereka untuk berlaga di kalender olah raga internasional tersebut.

Untuk pendanaan, Pemprov Sumbar menganggarkan Rp7 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah pusat juga berencana akan membantu penyelenggaraan TdS dari segi anggaran.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan event balap sepeda internasional, Tour de Singkarak (TdS) akan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, yakni tanggal tanggal 7 sampai 15 September 2021.

Event TdS akan tetap dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan prinsip Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) atau CHSE yang diterapkan Kemenparekraf.

"Kami juga sudah meluncurkan Event Kharisma Nusantara dan salah satu keunggulannya adalah TdS. TdS merupakan Sports Tourism, wisata berbasis olah raga yang sekarang menjadi alternatif yang sangat diminati oleh masyarakat," tuturnya.

TdS tahun 2021 direncanakan terdiri dari lima dengan melibatkan dua Kota dan dua Kabupaten di Provinsi Sumbar serta Provinsi Jambi yang ambil andil dalam ajang balapan sepeda internasional tersebut. (*)

Kontributor : Ferdian Kebe
Editor          : Hendra Putra

Apa yang anda rasakan setelah membacanya...?

love

0

Suka
dislike

0

Kecewa
wow

1

Wow
funny

0

Lucu
angry

0

Marah
sad

1

Sedih